Al-Quran yang Ternoda

Menghidupkan pemahaman dan bacaan Alquran adalah salah satu cara yang dapat kita lakukan untuk mendapatan kesejukan itu. Kesejukan disini bukan hanya yang ada di dunia saja, akan tetapi kesejukan tersebut akan terus mengalir meskipun kita sudah tidak hadir lagi di dunia ini. Dan tentu tidak akan kita biarkan pedoman kita itu menjadi objek penodaan dari kaum-kaum yang bermaksud menghancurkan Islam. Sekalipun ia “mengakui” dirinya adalah bagian dari umat Islam.
Akankah kita diam saja? Ataukah kita sama dengan mereka? Sungguh sangat jelas sekali, ia berada pada jajaran golongan orang-orang fasik (Orientalis, Misionaris, dan Liberalis) yang akan terus menerus menyerang kita dengan meruntuhkan Alquran dalam jiwa kita. Maka apakah sebenarnya yang paling urgen dan efektif yang bisa kita lakukan untuk membentengi diri dan melawan mereka? Tentu yang paling mendasar adalah menguatkan keimanan kita kepada Alquran itu sendiri kemudian menyiarkan kebenaran-kebenaran Alquran. Kita pun harus menanamkan pada diri kita bahwa Alquran tak memiliki keraguan di dalamnya (la rayba fihi) dan benar-benar telah dijaga oleh Allah hingga akhir zaman (wa inna lahu lahaafizhun).

Penulis : Andi Ahmad F.
Ukuran : 13.5 x 20.5
Harga : Rp.24.000,00
Tebal : viii + 102 halaman

One Thought on “Al-Quran yang Ternoda

  1. alice abdi negara on 23/12/2012 at 21:04 said:

    allah akbar !!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Post Navigation