Fiqih Shalat

Kebanyakan kaum muslimin memandang remeh akan urusan shalat, dan tidak menegakkan menurut cara yang paling baik seperti yang dianjurkan oleh Allah Ta’ala atas kaum mukminin. Allah Ta’ala berfirman: “Yaitu orang-orang yang mendirikan shalat”. (QS: al-Baqarah: 3). Allah tidak mengatakan: “Yang mengerjakan shalat, atau melakukan shalat”. Mengapa? Sebab, tidak cukup hanya sekedar mengerjakan dengan tata cara yang zahir saja. Iqamah (mendirikan shalat), artinya, mendirikan secara zahir dengan menyempurnakan segala
rukun, wajib serta syarat-syaratnya. Demikian pula menegakkan yang sifatnya bathin, yakni mendirikan ruh-nya, berupa hadirnya hati, serta tadabbur segala apa yang diucapkan dan dikerjakan. Inilah hakekat shalat yang dikabarkan Allah ta’ala dalam firman-Nya: “Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar.” Shalat semacam inilah yang bakal membuahkan pahala. Dan tidak ada balasan bagi seorang hamba dari ibadah shalatnya, kecuali apa yang dipahami darinya. Dari sini, maka sudah selayaknya untuk memaparkan pembahasan seputar dalildalil dan tata cara yang benar. Dalam buku
ini, penulis akan memaparkan fiqih shalat yang harus diketahui oleh masyarakat agar tidak jatuh pada kesalahan-kesalahan yg menyebabkan tidak diterimanya shalat kita, seraya memohon kepada Allah Ta’ala agar memberi taufiq kepadaku berupa kebenaran, sesungguhnya Ia Maha Kuasa atas yang demikian.

Penulis : Syaikh DR. Shalih Bin Fauzan
Ukuran : 13.5 x 20.5
Harga : Rp35.000
Tebal : viii + 175 halaman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Post Navigation